Diposkan pada ceritaku

Menjadi Pribadi Sederhana dan Apa adanya

Bicara tentang wisdom, saya bisa digolongkan ke golongan manusia yang suka sama rangkaian kata, dan biasa orang yang suka dengan rangkaian kata identik dengan orang yang galauan. Saya juga suka mengoleksi buku-buku yang di dalamnya mengandung wisdom-wisdom yang biasanya pas mengena di hati (saat itu). Kadang kalau pas milih buku di toko buku saya kayak screening gitu bacanya, membuka halaman demi halaman buku dengan cepat, nah kalau saya nemu kata-kata bagus meskipun cuman 1, langsung deh saya beli buku itu (sesederhana itu -_-). Saya sih gag memungkiri saya juga orang galauan sometime(s). Tapi ya sudahlah….
jadi kali ini saya mau bahas 2 kata-kata yang selalu berusaha saya patri di otak dan hati saya biar saya gag lupa dan emang kudu saya inget-inget terus (kayaknya saya sudah pernah nyisipin kata-kata ini ke tulisan-tulisan saya sebelumnya).

Kamu tak perlu menjadi orang lain untuk menjadi dikagumi
Kamu hanya cukup menjadi versi terbaik dari dirimu

Ada cerita memang dibalik kenapa saya harus ingat-ingat betul kata-kata ini, dan kalian beruntung bisa tau ceritanya (laaaah ). Belum lama ini saya mengenal seseorang, dia teman kerja saya sih tapi penempatannya berbeda. Lalu entah gimana ceritanya saya bisa sempat dekat dengannya. Tapi dia punya sifat yang menurut saya gag terlalu baik, dia sering menilai orang lain dari luarnya saja. Dan singkat cerita saya jadi punya mindset yang agak melenceng karena itu, saya jadi kepengen dinilai selalu baik oleh dia, meskipun saya harus berpura-pura jadi orang lain. huhuhuhu, padahal mungkin dia menilai saya baik karena pada saat itu dia ngeliat saya yang bukan saya, saya yang pura-pura jadi orang lain. Tapi yang namanya pura-pura pastilah beda sama yang apa adanya ya kan, lama kelamaan saya capek berpura-pura jadi orang lain. it’s not comfort, dude 😦 . Dan benar, ketika saya berusaha menjadi diri saya sendiri hubungan kami menjauh dan akhirnya kami tidak dekat lagi (tapi masih jadi teman sih). Lalu pelajaran apa yang saya bisa ambil dari situ? saya belajar arti sebuah ketulusan. Mereka yang tulus akan membuatmu nyaman menjadi dirimu sendiri, bukan malah merubahmu menjadi pribadi lain yang seperti dia inginkan. Dan saya yakin mereka yang tulus akan tetap bersamamu meski mereka sudah tau kejelekan-kejelekanmu.

Langit tak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi
Samudra juga tak perlu menjelaskan bahwa dirinya luas

Ada banyak golongan-golongan manusia banyak ngomong, banyak pamer di dunia ini. mereka menjelaskan dirinya dengan begitu sempurna. Tapi mungkin sebenernya kenyataannya tak sesempurna yang mereka jelaskan. Saya suka ilfil sama orang-orang golongan ini. Liat aja langit, dia gag pernah teriak-teriak “hai manusia, aku tinggi lo” gag pernah kan? tapi semua manusia sependapat kalau langit tinggi. Samudra juga gitu, dia gag pernah ngirim surat ke manusia kalau ia luas, tapi manusia juga sependapat kalau samudra luas. Manusia harusnya juga kayak gitu lah, kalau merasa kerjanya bagus, dia gag perlu pamer ke rekan kerjanya “aku lo bisa ngerjain semua ini”, yang temen-temen kerjanya butuh tuh sebenernya cuman bukti kalau dia bisa nyeleseain kerjaan dengan tepat dan cepat. maka teman-teman kerjanya pasti mencap kalau dia bisa ngerjain semua. Makanya kadang saya gag suka sama orang yang banyak omong. karena ada indikasi mereka suka menjelaskan dirinya secara berlebihan.

Itu dua wisdom yang saya jadikan pegangan untuk menjadi pribadi yang sederhana dan apa adanya
#day9
#30dayswrittingchallenge

-dua satu satu satu dua kosong satu tujuh, hujan seharian, Arin-

Iklan
Diposkan pada ceritaku

Struggle

Hidup memang tak selamanya sesuai yang kita inginkan. Kadang kita pengen belok kanan, tapi sama Allah kita di belokkan ke kiri, atau kadang sama Allah kita suruh jalan lurus dulu, belok kiri, lurus lagi baru belok kanan. Begitulah kehidupan. Kita harus siap menghadapi apapun yang diberikan sama Allah ke kita, bersyukur kalau itu sesuai sama harapan kita, tapi kalau enggak, ya kita harus tetep bisa menjalaninya dengan baik. Jadi ceritanya tulisan di hari ke-8 ini saya mau nulis tentang “something that you strugle with” atau bahasa Indonesianya sesuatu yang sedang saya hadapi/perjuangkan. Kali ini saya bakal menceritakan perjuangan saya hidup di Sumbawa ini (anggap sesi curhat yaa).

Belakangan saya sering kepikiran ini sih, memikirkan hidup saya yang jauh dari keluarga ini. Sebagai perempuan yang masih single dan jauh dari keluarga, saya dituntut untuk dapat mengurus hidup saya sendiri, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Apalagi notabene saya tidak memiliki teman perempuan di sini karena hampir semua teman kerja saya laki-laki (ada sih satu teman perempuan, tapi perbedaan umur yang cukup jauh membuat saya tidak bisa selalu kemana-mana dengannya). Otomatis sedekat-dekatnya saya dengan teman-teman saya di sini, pastilah berteman dengan lawan jenis tetap memiliki batasan yang harus saya jaga. Ya dan akibatnya, banyak hal yang mau gag mau harus saya lakukan sendiri, seprti misalnya ke pasar, belanja kebutuhan sehari-hari, shopping (jarang-jarang sih, karena sedikit sekali toko di sini), ke salon, dan beberapa hal lain. Ngerasa kesepian gag sih Rin? jawabannya bangeeet. Entar ujung-ujungnya kalau pas lagi banyak pikiran dan gag bisa saya ceritakan sama temen-temen saya di sini saya cuman bisa mewek aja di kamar sambil ngeluh sama Allah (Maaf ya Allah Arin suka ngeluh 😦 ).

Sebenernya temen-temen saya di sini baik semua, saya punya 2 teman laki-laki yang paling dekat dengan saya dan sudah saya anggap kakak karena umur mereka yang memang lebih tua dari saya namanya mas Gusti dan mas Bagus (bersykur kalian, aku sebut nama kalian di tulisan, jarang-jarang lo aku nyebutin nama orang di tulisan. baru kali ini malah). Mereka teman makan, teman nongkrong, teman jalan-jalan, teman curhat masalah kerjaan dan kadang masalah pribadi juga. teman yang suka nasehati kayak kakak ngasih nasehat ke adeknya kalau adeknya salah atau gag paham, tapi jailnya juga gag ketulungan. Tapi karena mas Bagus barusan nikah, jadi saya sekarang kalau makan berdua aja sama mas Gusti (dan banyak pemilik warung yang mengira dia pacar saya -_- ). Tapi kalian taulah, lagi-lagi tak bisa semua hal saya bisa share dengan 2 tema saya ini. dan tidak bisa juga saya sering-sering pergi dengan mereka, mereka memiliki kehidupan sendiri, memiliki calon pendamping yang tentunya tidak mau jika lelakinya sering pergi dengan perempuan lain. Kadang saya berfikir hingga kesitu.

Saya tak pernah menyangka akan ditempatkan di tempat ini. tapi lagi-lagi, hidup memang tak selamanya sesuai yang kita inginkan bukan? dan apa yang bisa dilakukan? saya akan menjalani hidup ini sebaik saya bisa, dengan cara apa? menjaga kesehatan itu paling penting, hal yang paling tidak enak pas jauh dari keluarga adalah pas kita sakit. Jadi mau gag mau, bisa gag bisa, saya harus bisa jaga kesehatan saya. Saya yang tau batas kemampuan badan saya, kalau capek istirahat, kalau lapar makan, kalau haus minum. sesederhana itu sih, dan saya memiliki prinsip gag mau merepotkan orang lain. Hal-hal yang bisa saya kerjakan sendiri pasti akan saya kerjakan tanpa merepotkan orang lain. sebisa mungkin menjauhi hal-hal yang bikin saya stress dan banyak pikiran apalagi hidup di daerah yang sangat sedikit hiburan seperti di Sumbawa.

Kira-kira begitu sih hal-hal yang saat ini saya sedang perjuangkan. saya juga masih butuh banyak belajar. Belajar menerima belajar untuk tidak mengeluh, belajar untuk tidak bertanya kenapa dan kenapa.

#day8
#30dayswrittingchallenge

-dua kosong satu satu dua kosong satu tujuh, alone, Arin-

Diposkan pada ceritaku

10 Lagu Tersering Saya Putar

Sampailah pada hari ke-tujuh
But, I’m sorry until now I can’t upload 2 post before 😦 . Jaringan internet masih gangguan. Saya masih belum menemukan apa penyebabnya, besok saya akan coba beli paketan data baru. Siapa tau paketan datanya yang sedang bermasalah. Tapi saya akan tetap berusaha untuk meng-upload-nya malam ini. Baik kali ini saya akan share tentang 10 lagu yang sedang saya sukai belakangan. Dan langsung saja , 10 lagu itu adalah….

  1. Muara (Adera)
    Saya pertama kali mendengar lagu ini baru sekitar 2 minggu lalu. (Saya bukan orang yang tertarik untuk tahu kapan sebenarnya lagu ini mulai ada, jadi jika ditanya lagu tahun kapan itu untuk 10 lagu yang saya sebutkan ini saya tidak bisa menjawabnya). Baik  jadi lagu ini saya pertama kali dengar dari sound cloud salah satu senior di kampus saya. Lirik lagu ini menceritakan tentang betapa bersyukurnya seorang lelaki memiliki pasangannya yang saat ini (jangan baper). Sehingga dia mengibaratkan kekasihnya dengan segala hal yang indah-indah.
  2. Bukti (Virgoun)
    Single kedua Virgoun ini sama bagusnya dengan single pertamanya yang berjudul Surat Cinta Untuk Starla menurut saya. Sama dengan lagu Muara, lagu ini menceritakan betapa bersyukurnya ia diberikan pasangan yang saat ini dia miliki.  Lagu bukti ini pertama kali saya dengar setelah salah satu teman saya menyuruh saya untuk mendengarkannya melalui whatsapp, kami memang sama-sama mengagumi lagu-lagu Virgoun karena liriknya yang selalu mengena di hati.
  3. Adelaide Sky (Adhitia Sofyan)
    Saya agak lupa, tapi seingat saya, saya men-download lagu ini setelah melihat postingan IGnya Bung Fiersa Besari, yang menjadikan lagu ini sebagai back song  di story-nya. Genre-genre lagu seperti ini yang belakangan menarik perhatian saya. Pelan, teman saat ingin menurunkan tensi pikiran. Sejujurnya saya menyukai lagu ini karena alunan nadanya yang mellow sih, tapi liriknya juga bagus kok.
  4. Akad (Payung Teduh)
    Jadi siapa yang tidak tahu lagu yang sedang hits sekali ini. Lagu akad ini sangat dalam artinya, menceritakan tentang seseorang yang ingin lebih serius dengan kekasihnya. By the way, di saat payung teduh sedang naik daun karena lagu akad ini, sang vokalis memutuskan untuk pamit. Saya sempat bertanya dan menyayangkan, karena sebenernya sebelum lagu akad ini muncul, saya sudah terlebih dahulu menyukai beberapa lagu payung teduh juga seperti resah. But, setelah saya mengetahui alasannya, saya bisa mengerti mengapa bang Is memutuskan itu.
  5. Yang PatahTumbuh (Banda Neira)

    “Yang patah tumbuh, yang hilang berganti, yang hancur lebur akan terobati, yang sia-sia akan jadi makna, yang terus berulah suatu saat mati, yang pernah jatuh kan berdiri lagi, yang patah tumbuh, yang hilang berganti”

    Itu adalah reff dari lagu yang patah tumbuh milik Banda Neira, dalam sekali bukan? Lagu ini memiliki genre yang sama dengan lagu-lagunya Adhitia Sofyan, maaf saya tapi tidak tau nama genrenya. Lagu-lagu milik Banda Neira ini selalu memiliki lirik-lirik yang dalam. Itu alasan saya menyukainya.

  6. Medina (Maher Zain)
    Sudah ada yang pernah mendengar lagu Maher Zain yang ini? Coba dengerin deh. Saya menyukainya karena nadanya yang kece. Ada suara anak kecil imut di awal lagunya memberikan kesan tersendiri di lagunya. Maher Zain selalu memukau saya dengan semua lagu religinya, setiap saya merasa kehilangan arah karena jauh dengan Allah, Lagu-lagu milik Maher Zain selalu mengingatkan saya untuk kembali mendekat kepada Allah.
  1. Thunder (Imagine Dragons)
    Ada dua alasan mengapa saya menyukai suatu lagu. Yang pertama karena liriknya yang dalam, atau karena nada musiknya yang kece. Untuk lagu thunder ini saya menyukainya karena nadanya yang kece badai. Coba dengerin deh
  1. I’m The One (dj. Khaled ft. Justin Bieber)
    Lagu ini sedang hits dan masuk di Top 40 chart UK. Saya mendapatkan lagu ini karena pada saat itu saya men-download Top 40 chart UK. Dan lagu ini masuk ke urutan ke 3 saat itu kalau saya tidak salah. Saya menyukai lagu ini karena nadanya yang kece. (ah itu mulu alasannya Rin)
  1. A thousand Years (Christina Perri)
    Ini lagu yang sudah cukup lama seingat saya, tapi saya mendapatkannya baru-baru ini. Cupu sekali kan? Saya sering mendengarkan lagu ini saat sedang bersantai dengan teman-teman saya di satu-satunya kedai pizza di Sumbawa. Saya tidak perlu menjelaskan lagu ini menceritakan tentang apa kan? Saya yakin kalian lebih paham dari pada saya.
  1. Bojoku Galak (Via Vallen ) 😀
    Dan… jeng jeng jeng, lagu terakhir yang belakangan sering saya putar adalah lagunya Via Vallen yang judulnya Bojoku Galak (jangan ditertawakan). Saya menyukai lagu ini bukan karena saya memiliki Bojo Galak (suami galak). Bukanlah -_-. Tapi saya suka dengan nada musiknya, membuat ingin bergoyang (eh, hahahaha). Lagu dangdut belakangan memang lagi naik daun sih. Dengerin sendiri lagunya biar gag penasaran.

Oh ya, saya masih menuliskan tulisan ini menggunakan Microsoft word. Doakan saya bisa berhasil mengunggahnya yaa. Oke teman-teman, hari minggu sebentar lagi usai, itu tandanya hari senin sebentar lagi juga tiba. Saya sudahi dulu tulisan ini, sampai jumpa besok.

#day7
#30dayswrittingchallenge

-satu Sembilan satu satu dua kosong satu tujuh, hujan terus di Sumbawa, Arin-

Diposkan pada ceritaku

Five Ways to Win My Heart :)

Saya langsung ketawa pas ngeliat tema tulisan yang harus saya tulis di hari ke-enam ini haha. Ini terlalu fulgar menurut saya. Tapi tak masalah, karena saya telah berkomitmen untuk memulai tulisan ini berarti saya siap menerima tantangannya. Jadi tulisan yang harus saya tulis hari ini adalah “five ways to win your heart”  (saya sedang senyum-senyum gag jelas pas nulis ini). Jadi meskipun saat ini saya sedang single (please jangan sebut saya jomblo) tapi saya sudah pernah beberapa kali memutuskan untuk menjalin hubungan dengan laki-laki, saya tidak akan sebutkan berapa kali, jadi apa yang saya tulis ini berdasarkan pengalaman saya sih hehe (jangan ditertawakan, okeee….). Bismilahirrohmanirrohim, dan 5 hal yang bisa dilakukan untuk memenangkan hati saya adalah….

  1. Mencintai Allah
    Saya tau ini terlalu teoritis, tapi kali ini saya tidak bercanda. Saya ingin memiliki pendamping seumur hidup sesurga, saya sudah tidak berminat memiliki pacar, saya ingin memiliki suami (oh men, saya malu sebenernya menulis ini). Bagi saya sudah bukan saatnya untuk mencari pacar, terlalu banyak waktu yang terbuang sia-sia jika memutuskan berpacaran. Saya ingin memiliki seorang pendamping yang mampu mengajak saya ke Surga-Nya, yang mampu menjadi imam yang baik untuk saya. Dan tentu saja kriteria itu hanya dimiliki oleh laki-laki yang mencintai Allah. Seseorang yang tak pernah meninggalkan kewajibannya kepada Allah. Seseorang yang sadar bahwa Allah yang memiliki segala yang ada di dunia dan akhirat, dan manusia tak memiliki kemampuan apapun selain karena kuasa Allah. Saya sering berdoa kepada Allah untuk memberikan saya seorang pendamping yang mencintai-Nya dan menjadikan saya lebih dekat kepada-Nya. Semoga Allah mengabulkan. Aamiin
  2. Always there
    Jangan salah paham dulu, yang saya maksud always there di sini bukannya yang dari pagi, siang, malam sampek ketemu pagi lagi selalu menghubungi saya, bukan seperti itu. Itu sih gaya pacaran yang gag jelas hehe. Jadi yang saya maksud di sini adalah mereka yang datang memberikan harapan lalu kemudian pergi (haha saya tak perlu menjelaskan maksudnya). Jangan pernah membuat bercandaan tentang perasaan. Jadi jika tidak ingin serius, jangan pernah memberikan harapan kepada seorangpun. Sangat menyakitkan baby hahahaha.
  3. Sederhana
    Saya senang dengan orang-orang yang sederhana. Sederhana dalam sikap, dalam gaya hidup, dalam cara berfikir juga. Sederhana dalam sikap di sini maksudnya adalah mereka yang bersikap apa adanya, tidak dilebih-lebihkan, yang berbicara seperlunya, yang tidak banyak memberikan janji namun pasti memberikan bukti. Sederhana dalam gaya hidup pastilah kalian tau, tak berfoya-foya untuk hal-hal tidak penting dan bersifat duniawi, seberapa banyak apapun uang yang dimilikinya, mereka lebih memilih menggunakannya untuk kegiatan bermanfaat dan untuk keluarga dan orang tuanya. Sederhana dalam cara berfikir yang saya maksud bukan mereka yang masa bodoh, tapi mereka yang tidak menyikapi masalah dengan merumitkan masalah tersebut, tenang dalam berfikir, mengambil keputusan dengan matang dan tak tergesa-gesa.
  4. Sayang Orang Tua
    Menurut pandangan saya, mereka yang memperlakukan orang tuanya dengan sangat baik, pastilah juga bisa memperlakukan orang lain dengan sangat baik pula. Mereka yang bisa menghormati orang tua, menghargai orang tua, adalah orang yang patut dijadikan imam yang baik heheheh. Orang tua adalah orang di dunia yang patut kita bahagiakan selagi bisa, tanpa mereka kita tidak akan bisa ada di dunia ini.
  5. Mau Menerima Kekurangan dan Saling Melengkapi
    Tidak ada manusia satupun di dunia ini yang sempurna. Karena itu dibutuhkan orang yang bisa menerima kekurangan kita dan senantiasa menjadi pelengkap atas kekurangan-kekurangan kita. Mereka yang mau di ajak untuk belajar dan terus belajar menjadi lebih baik, yang menjadikan masa lalu sebagai pembelajaran bukan untuk disesali ataupun dicaci. Mereka yang tak memandang fisik, namun melihat hati dan akhlak .

Saya tidak tahu adakah orang yang memiliki seluruh sifat tersebut dalam dirinya. Namun lagi-lagi manusia memang hanya bisa berencana Allah yang Menentukan

“Allah, Maha Pembolak Balik Hati Manusia”

Kita bisa menuliskan kriteria-kriteria kita, tapi tetap Allah yang memiliki kuasa untuk memasang-masangkan hambanya. Dan saya percaya bahwa Jodoh itu 11 12, Jika ingin memiliki pasangan seperti yang kau inginkan, maka kau juga harus menjadi pribadi yang seperti itu pula. Maka dari itu mari terus berusaha memperbaiki diri, agar Allah memberikan pasangan yang baik pula untuk kita. Aamiin

#day6
#30dayswrittingchallenge

-satu delapan satu satu dua kosong satu tujuh, masih susah cari sinyal, Arin-

Diposkan pada ceritaku

5 Tempat yang harus dikunjungi

Haloo, sampai pada #day5
Jujur sebenarnya banyak sekali kendala-kendala yang saya hadapi selama saya menyelesaikan challenge ini, mulai dari sedikitnya waktu karena kesibukan dari pagi hingga malam sampai koneksi internet yang susah sekali didapatkan. Kebetulan internet di kantor sedang tidak bisa digunakan seminggu terakhir. Maintenance-maintenance jaringan berturut-turut dilakukan oleh perusahaan, sebenarnya tujuannya baik, untuk menunjang dan atau memperbaiki kualitas jaringan internet untuk keperluan bekerja. Tapi kalau tidak selesai-selesai gini yaa bikin pekerjaan terbengkalai juga.Koneksi internet HP juga gitu, tak bisa diandalkan padahal kuota masih tumpah-tumpah. Yasudah, terima saja. Namanya juga orang daerah (curhat). Saya mengetikan tulisan ini di word, semoga saya punya koneksi internet cukup untuk meng-uploadnya. Toh pun tidak ada, paling lambat besok pagi sayaakan meng-upload­-nya. Saya Berjanji .
Baik, jadi di hari kelima ini saya pengen menuliskan tentang 5 tempat di dunia ini yang ingin saya kunjungi (seperti biasa mikir lagi). Ada banyak sebenernya tempat-tempat di Indonesia ini yang ingin saya kunjungi, bahkan bisa dikatakan saya ingin bisa mengunjungi seluruh provinsi di Indonesia selagi saya muda. But, pada kesempatan kali ini saya tulis saja 5 tempat yang paling dan paling ingin saya kunjungi. Dan kelima tempat di dunia itu adalah :

  1. Jogjakarta
    Jogjakarta itu seperti kota impian untuk tinggal bagi sebagian warga Indonesia, saya pernah sih berpikiran hal yang sama, bermimpi dapat hidup dan tinggal di kota itu. Tapi itu dulu, kalau sekarang sih saya pasrah sama Allah lah nanti akhirnya bakal tinggal dimana hehe yang penting deket sama keluarga saya hehe. Jadi kenapa saya ingin ke Jogjakarta, karena menurut saya jogja adalah salah satu kota yang eksotis untuk dikunjungi di Indonesia. Mau pilih wisata apa aja di Jogja ada. Selain itu, masih kentalnya budaya dan adat istiadat di Jogja membuat jogja selalu memiliki daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Jogjakarta adalah destinasi yang rencananya akan saya kunjungi di tahun 2017. Semoga bisa terlaksana aamiin. Nanti saya ceritakan kalau saya jadi kesana yaa hehe
  1. Tanah Papua
    Bagi saya, Papua ini punya daya tarik sendiri untuk dikunjungi apalagi semenjak saya memiliki beberapa teman kerja yang saat ini ditempatkan di Papua.  (InsyaAllah akan saya masukan di tempat yang harus dikunjungi tahun 2018). Pulau di ujung timur negeri ini di gadang-gadang memiliki wisata tersembunyi yang ciamik. Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata disana yang mulai naik daun beberapa tahun belakangan. Berita konflik antar suku di papua dan harga tiket yang luar biasa mahal tentu membuat saya sempat berfikir dua kali untuk dapat menginjakkan kaki di provinsi ini. Tapi tidak menyurutkan niat saya untuk dapat singgah kesana. Semoga Allah memberikan kesempatan pada saya untuk mengunjungi Papua. Aamiin
  1. Makkah dan Madinah
    Jangan ditanya kenapa saya ingin bisa pergi ke makkah dan madinah. Saya rasa sebagian besar muslim menginginkan pula dapat pergi ke Makkah dan Madinah untuk keperluan umroh atau haji.  Saya ingin kesini untuk menjalankan ibadah umroh atau haji bersama keluarga saya, bersama suami saya kelak, bapak dan ibu. Saya tidak tau kapan bisa kesini namun saya bertekad dapat mengunjungi rumah Allah ini minimal sekali seumur hidup.Aamin, semoga Allah mengizinkan
  1. Singapura
    Negara yang ingin saya kunjungi adalah Singapura. Alasan pertama, ini adalah Negara maju yang paling dekat dengan Indonesia hehe, Jadi saya rasa budget yang dibutuhkanpun tidak sebesar jika pergi ke negeri-negeri maju yang lain. Yang kedua, saya ingin merasakan bedanya Negara maju dan Negara berkembang. Pikiran saya pasti tentunya jadi sangat terbatas jika saya hanya tau Indonesia, tanpa bisa membandingkannya dengan Negara lain. Jangan-jangan jika saya berfikir bahwa Indonesia ini sudah bagus ternyata sebenernya malah gag ada apa-apanya jika dibandingkan Negara lain. Ya pada intinya pengen cari pengalaman bisa “keluar negeri” gitu aja sih hehe.
  1. Nusa Tenggara Timur
    Saya sempet bingung pengen naruh tempat apa di point nomor 5 ini, saya sempet galau mau nulisin salah satu negara lain atau mau nulis salah satu provinsi di Indonesia. Dan pada akhirnya saya memilih menuliskan salah satu provinsi di Indonesia yang ingin dikunjungi yaitu Nusa Tenggara Timur. Sebenernya meskipun sama-sama memiliki nama Nusa Tenggara, NTB dan NTT itu dua provinsi yang memiliki karakteristik budaya dan alam yang beda banget loh (ini penilaian saya). Dari segi bahasa, NTT itu bahasanya mirip-mirip sama bahasa dan logat bahasa yang digunakan sebagian daerah di wilayah Timur Indonesia seperti Papua, Ambon dan Maluku. Sedangkan di NTB bahasanya, bahasa daerah yang susah dipahami haha susah dipahami disini dalam artian bahasanya beda banget sama bahasa di wilayah barat Indonesia dan beda juga dengan bahasa di wilayah timur Indonesia. Dari segi alamnya, lagi-lagi NTT memiliki karakteristik yang menurut saya mirip-mirip sama Papua (sok tau sih, haha karena saya juga belum pernah ke Papua) kayak gersang-gersang gitulah karena panas. Sedangkan NTB masihlah ada ijo-ijonya hehe. Itu beberapa sih, pokoknya beda sama NTB. Makanya meskipun sama-sama Nusa Tenggara, saya ingin bisa mengunjungi NTT.

Oke sudah 5 tempat ya,, saya berdoa semoga Allah izinkan saya untuk dapat mengunjungi ke lima tempat di atas dan saya harap tidak sendirian (sama pasanganlah kalau bisa Ya Allah, wkwk maksa). Jadi sekali lagi saya minta maaf kalau tulisan ini tidak bisa diposting pada hari ke 5 atau tanggal 17 November 2017 karena koneksi internet yang susah sekali saya dapatkan. Saya harap secepatnya saya bisa mengupload tulisan ini.

#day5
#30dayswrittingchallenge

-satu tujuh satu satu dua kosong satu tujuh, pengen manjat genteng buat nyari koneksi internet, arin-

Diposkan pada ceritaku

Thanks for Inspiring me

Bukan Indonesia, kalau nyari satu orang aja pakek acara ribet dan perlu waktu lama. #papahhilanglagi, hahaha asli saya sedang gemes. Pas saya nyalain tv, tiba-tiba ada news yang memberitakan kecelakaan mobil dari seseorang yang sekarang paling hits di Indonesia karena menjadi buronan KPK. (Saya harap kalian tau siapa yang saya maksud haha).
By the way, ini sudah sangat malam, tapi ada satu hal yang mengganggu sekali fikiran saya, dan saya memutuskan untuk menulis #30dayswrittingchallenge untuk hari ke-4. Tema tulisan kali ini adalah someone who inspires you. (dan seperti biasa saya bingung mau nulis apa).
Saya suka membaca buku-buku biography atau autobiography, dan biasanya setiap kali saya selesai membaca, saya kagum dan terinspirasi dengan orang-orang yang diceritakan di buku-buku itu. Saya gag tau harus menuliskan siapa orang yang menginspirasi saya, karena memang banyak sekali orang yang berhasil menginspirasi saya dan bisa dibilang saya bisa kagum dengan orang-orang yang berbeda seiring dengan berjalannya waktu. Tapi pada intinya, saya terinspirasi pada mereka yang mau menjadi dirinya sendiri dan tanpa dibuat-buat. Orang-orang yang tak malu menunjukan bagaimana mereka sebenernya, memperlihatkan dirinya tanpa menggunakan topeng. I like them. Selain itu saya suka mereka yang bisa keluar dari zona nyaman mereka, menjajah dunia baru yang tak mudah mereka jalani.
Orang terakhir yang berhasil menginspirasi saya adalah Gita Savitri Devi, sudah pada tau kan? penulis buku rentang kisah, orang Indonesia yang sedang menempuh  pendidikan di Jerman, youtouber, influencer dan ia suka nulis blog juga (sebenernya saya kepengen nulis blog juga karena liat tulisannya dia yang selalu bermanfaat).
Saya kagum dengan dirinya setelah membaca bukunya. Gita Savitri Devi dalam bukunya yang berjudul rentang kisah menceritakan tentang perjalanannya dan transformasinya dari seorang remaja yang tempramental dan emosional ke Perempuan yang bisa menginspirasi banyak orang, menjadi perempuan yang matang dalam berfikir. Ia juga membuktikan bahwa hidup di luar zona nyaman dapat merubah kehidupan kita, merubah mindset kita, merubah pandangan kita. Ia menjelaskan dirinya secara apa adanya.
Selain Gita Savitri Devi, orang sebelumnya yang menginspirasi saya adalah Fiersa Besari. tau kan? Bung Fiersa ini adalah artis low profile yang pernah saya tau. Penampilannya apa adanya. Tak pernah berusaha menjadi orang lain agar dikagumi oleh banyak orang, (itu penilaian saya).
Oke, jadi sebenernya pesan moralnya adalah….

Tak perlu menjadi orang lain agar dikagumi banyak orang
Kau cukup menjadi versi terbaik dari dirimu

(maaf tulisannya ancur parah, otak sedang tidak pada tempatnya, jalan-jalan entah kemana 😦  )
#day4
#30dayswrittingchallenge

-satu enam satu satu dua kosong satu tujuh, sedang menyadari melakukan kesalahan yang masih tetap ingin dilakukan, arin-

Diposkan pada ceritaku

Hal Menyebalkan

Pukul 21.40 WITA saat saya memulai mengetik tulisan ini, cukup malam bagi saya yang kebiasaan tidur jam 22.00 haha. But, no problem saya akan menyelesaikan challenge ini sesibuk apapun saya, semoga Allah mengizinkan. Hari ini tu kayak naik roller coster bagi saya, emosi naik turun luar biasa. so many person in my offiice whom make me depressed (alaaaay laah).
Oke jadi di challenge day 3 ini saya harus menulis sesuatu untuk menjawab pertanyaan “what are your  top three pet peeves?”. Jujur, saya gag jago di bahasa Inggris, dan sesungguhnya tadi pagi pas saya ngeliat tema tulisan apa yang harus saya tulis hari ini, saya gag paham maksudnya. Lalu dengan PDnya saya liat kamus buat nyari arti pet peeves. Lalu saya cari arti kata per kata, pet artinya binatang peliharaan/binatang kesayangan dan peeve artinya suatu yang menyebalkan. Lalu saya mengambil kesimpulan kalau pet peeves itu artinya hewan peliharaan yang menyebalkan (bodoh kan saya…. hahaha). Tapi lama-lama kok saya jadi merasa aneh sendiri sama kesimpulan yang saya buat  karena tema-tema tulisannya selalu berkaitan dengan who am i? alias menceritakan tentang diri kita dan gag ada kaitan sama hewan peliharaan (?). Lalu saya memutuskan untuk googling dengan keyword arti kata pet peeves daaaaaannn saya reflek ketawa menyadari kebodohan saya.

Pet Peeve didefinisikan dengan hal-hal kecil yang bisa membuat kita dongkol dan sebal dan memang sifatnya sangat individual.

contohnya pet peeve itu kayak begini, ada orang yang sebal kalau denger orang bersendawa keras, atau orang yang makan dengan suara keras (berkecap). pokoknya hal-hal sepele yang bisa bikin  kamu dongkol tapi sebenernya kamu gag boleh protes karena tidak ada aturan melarang orang lain melakukan itu. paham kan yaa? hehehe
dan langsung saja top three pet peeves bagi saya itu adalah:

  1. Denger orang ngomong dengan nada sok manja
    pet peeve yang paling bisa bikin saya dongkol setengah mati  itu adalah kalau denger orang yang ngomong (gag peduli dengan siapa) pakek nada yang menye-menye (manja), keras pula. Buset, jadi seolah dunia ini tu  milik dia dan orang yang dia ajak bicara, orang lain cuman ngontrak. kebanyakan yang saya temui sih ngomong lewat telp, bukan bertatap muka. Ah itu sangat membuat risih kalian tau, apalagi  jika lawan bicaranya itu dambaan hati tercinta. Gag tau  ya, mungkin karena saya sejak kecil gag pernah dididik manja sama orang tua saya jadi saya merasa risih dengernya. Alhasil kalau saya ketemu sama orang-orang gitu saya selalu masang headset di kuping saya lalu muter musik dengan volume dikencengin, maksudnya biar gag bisa denger percakapan mereka. Atau kalau bisa menjauh, saya pindah agak jauh darinya. Saya paham bahwa setiap manusia berhak mengekspresikan dirinya, tapi kita harus tau tempatlah. lagipula apa bedanya sih ngomong menye-menye atau ngomong biasa? mungkin  menurut mereka penganut ngomong menye-menye kalau mereka ngomong kayak begitu itu akan membuat sang dambaan hati semakin sayang, (mungkin). Tapi saya gag percaya
  2. Sotoy gag pakek koya (Sok tau dan sombong)
    Dan yang menempati urutan kedua adalah saat saya ketemu orang sotoy (sok tau). Banyak loh golongan orang sotoy di dunia ini, saya sering menemukannya. Mereka suka ngomong seolah mereka tau segalanya, padahal sebenernya mungkin hanya 3% saja pengetahuannya tentang suatu hal, jatuhnya tu jadi menyombongkan diri. Saya suka risih sendiri kalau ketemu sama orang seperti itu. Jadi begini teman-teman, kalau kalian memang hebat, tidak perlu kalian menjelaskan betapa hebatnya diri kalian  ke orang lain. Sumpah deh orang lain tak membutuhkan itu.

    Bukankah langit tak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi?
    Dan samudra juga tak perlu menjelaskan bahwa dirinya luas?

    Kamu tu cukup jadi orang yang ngasih bukti. Misal nih pas lagi ujian, sebelum ujian tu kamu gag perlulah njelasin ke teman-temanmu “eh, aku dah belajar semua buku lo sampek aku bela-belain gag tidur” atau bilang “Soal latihannya gampang banget ya, aku dah selesai kerjain semua”, gag perlu coy. Kamu tu cuman harus nunjukin ke temen-temenmu kalau kamu dapat nilai ujin sempurna, 100. Maka dengan sendirinya teman-teman kamu akan men-cap kamu pintar tanpa perlu kamu jelaskan. percaya deh.

  3. Ngeliat orang senyum “meremehkan”
    Tau gag yang saya maksud senyum “meremehkan”? ada tuh di emoticon2 yang biasa dipakek buat chatting. hehe (bentar saya carikan)
    2000px-Emojione_1F60F.svg
    nah, kira-kira begini lah. kebayang kan? jadi saya paling dongkol kalau ada yang ngeremehin orang lain pakek senyum yang kayak gitu. Ada orang yang menjelaskan sesuatu kepadanya, terus dia balas pakek senyum model kayak begitu tu rasanya pengen langsung neriakin dia dan marah-marah ke dia. mungkin dia gag pernah diajarin cara menghargai orang lain. Sepintar dan secerdas apapun kamu, please jangan membuat orang yang berinteraksi dengan kamu jadi ciut nyali. Mungkin yang ia jelaskan kepadamu adalah suatu hal yang sebenernya kamu sudah tau, dan mungkin kamu lebih tau dari orang lain, tapi tolonglah hargai usaha orang lain, jangan pernah sekalipun meremehkan orang lain. Saya pribadi kalau dapat senyum model begitu dari orang lain bisa bikin saya stress berat loh dan ujung-ujungnya mungkin nangis. (cengeng sih kalau kamu memang rin)

Sebenarnya gag cuman 3 hal di atas yang sering membuat saya kesal sendiri, tapi mungkin yang lain akan saya ceritakan di kesempatan-kesempatan selanjutnya. Beberapa hari ini di tempat tinggal saya di Sumbawa hujan, gag ngefek sih sebenernya sama kerjaan saya, tapi sangat berimbas pada cucian saya yang gag kering-kering huhuhu. Jadi mungkin sebaiknya saya mensudahi tulisan ini dan melakukan upaya agar cucian saya kering malam ini. hehehe see you next day guys.

#day3
#30dayswrittingchallenge

-satu liima satu satu dua kosong satu tujuh, lagi ngipasin cucian biar cepet kering, Arin-